“Apakah puisi adalah Penyair itu sendiri?
Atau instrumen-instrumen yang mengelilingi Sang Penyair?
Atau instrumen-instrumen yang mengelilingi Sang Penyair?
Karena pada bait kesekian.
Diksi-diksi yang berbaris,
Diksi-diksi yang berbaris,
kehilangan arah setelah koma yang berkepanjangan.
Mereka baru menyadari,
bahwa dirinya hanyalah potongan tanya utusan Penyair yang Agung.
Yang saling mencari penjelasan, saling mengartikan maknanya sendiri.
Kemudian tetap menjadi tanya, tetap mencari dan menemukan."
Yang saling mencari penjelasan, saling mengartikan maknanya sendiri.
Kemudian tetap menjadi tanya, tetap mencari dan menemukan."
Untuk yang ketakutan dan bersembunyi.
Untuk yang dibedakan dan diasingkan.
Tegak dan hiduplah.
~Syahid Muhammad
Untuk yang dibedakan dan diasingkan.
Tegak dan hiduplah.
~Syahid Muhammad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar